rss
twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)

Apa Perbedaan Insidensi dengan Prevalensi ?

Tentu banyak dari kita yang bingung dengan permasalahan epidemiologi ini. Insidensi dan prevalensi berbeda dari sisi kasusnya. Insidensi mengacu pada frekuensi perkembangan penyakit yang baru dalam suatu populasi dalam periode waktu tertentu, biasanya satu tahun. Ketika kita mengatakan bahwa kejadian kanker ini telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir,
kita berarti bahwa lebih banyak orang telah mengembangkan tahun ini kondisi ke tahun, yaitu:, kejadian kanker tiroid telah meningkat, dengan 13.000 kasus baru didiagnosis tahun ini. Intinya, pada insidensi, angka yang dianggap masuk di dalamnya hanyalah kasus yang BARU terjadi atau BARU TERDIAGNOSIS di periode tersebut. Ingat, kata kuncinya adalah KASUS BARU.
Sedangkan prevalensi mengacu pada saat ini jumlah orang yang menderita penyakit pada tahun tertentu. Jumlah ini termasuk semua orang yang mungkin telah didiagnosis pada tahun sebelumnya, serta pada tahun berjalan. Insiden kanker adalah 20.000 tahun dengan prevalensi 80.000 berarti bahwa ada 20.000 kasus baru didiagnosa setiap tahun dan ada 80.000 orang tinggal di negara-negara Amerika dengan penyakit ini, 60.000 di antaranya didiagnosis dalam dekade terakhir dan masih hidup dengan penyakit. Jumlah orang yang disembuhkan dari penyakit ini tidak termasuk dalam prevalensi. Jadi, pada intinya, prevalensi adalah jumlah orang yang sakit pada periode tertentu, tidak peduli apakah pasien tersebut sudah sakit sebelumnya ataupun baru saja terdiagnosis, yang penting saat ini dia mengalami sakit, itu masuk dalam prevalensi. Prevalensi adalah KASUS LAMA + KASUS BARU.

7 comments:

Assbert Amien said...

makasih yah dok..boleh minta nomer hapenya?

Inggrid said...

makasih banyak dok penjelasannya sangat mudah dimengerti :) sukses terus

Ananta F. Benvenuto said...

makasih

Iwan SM said...

Terima kasih infonya.

Lely Saula said...

terima kasih penjelasannya dok

Not Genuine said...

trimakasih

melza tatiana said...

Terima kasih dok.. Jd lebih ngerti

Post a Comment