rss
twitter
    Find out what I'm doing, Follow Me :)

Kolangitis itu apa ?


Kolangitis merupakan suatu kondisi infeksi di ductus biliaris communis, saluran yang membawa cairan empedu dari liver menuju kantung empedu dan usus. Cairan empedu merupakan cairan yang dihasilkan oleh hati untuk membantu dalam pencernaan makanan.


Penyebab
Kolangitis sering disebabkan oleh adanya infeksi bakteri. Ini dapat terjadi saat saluran empedu tersebut terhalang oleh sesuatu, misalkan batu empedu atau tumor. Infeksi yang menyebabkan kondisi ini dapat juga menyebar ke hati.
Faktor resiko yang dapat menyebabkan kondisi ini termasuk adanya riwayat batu empedu sebelumnya, sklerosing kolangitis, HIV, penyempitan ductus biliaris komunis, dan saat bepergian ke wilayah yang angka infeksinya tinggi terutama infeksi cacing atau parasit.

Gejala dan Tanda
Gejala dan tanda yang mungkin muncul pada penyakit ini diantaranya :
  • Rasa nyeri  di sisi kanan atas atau tengah atas dari abdomen. Terkadang terasa pula di belakang atau tepatnya bawah bahu kanan. Rasa nyeri dapat hilang timbul dan terasa tajam, terasa seperti kram otot.
  • Disertai demam dan terkadang rasa menggigil
  • Urine terlihat lebih gelap dan feses berwarna seperti dempul
  •  Adanya rasa mual dan muntah
  • Kulit tampak kuning (ikterik/jaundice), terkadang terlihat hilang timbul


Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan penunjang dapat dengan melakukan pemeriksaan darah di laboratorium, untuk melihat kadar bilirubin darah, kadar enzim hati, sel darah putih.
Pemeriksaan penunjang lainnya yang perlu dilakukan untuk dapat memperkuat diagnosis diantaranya :
  1. USG Abdomen
  2. ERCP (Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography)
  3. MRCP (Magnetic Resonance Cholangiopancreatography)
  4. PTCA (Percutaneous Transhepatic Cholangiogram)


Penatalaksanaan

Diagnosis dan pemberian terapi sedini mungkin sangat penting untuk keberhasilan penanganan penyakit ini. Pemberian antibiotik untuk mengatasi masalah infeksi yang terjadi merupakan terapi yang pertama sering dilakukan dalam banyak kasus. 

0 comments:

Post a Comment