Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Urologi

Varikokel

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Infertilitas merupakan bentuk kegagalan reproduksi yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dan kehidupan sosial pasangan suami-istri di seluruh dunia. Sekitar 8-10% pasangan di seluruh dunia mengalami infertilitas selama masa reprodusinya. Secara garis besar, kelainan atau gangguan dapat terjadi pada testis dan epididimis, korda spermatika dan tunika vaginalis. Torsio testis dan varikokel merupakan gangguan yang khususnya terjadi pada korda spermatika dan masih merupakan kasus yang jarang terjadi. Menurut penelitian keadaan ini diderita oleh 1 diantara 4000 pria yang berumur kurang dari 25 tahun. Testis merupakan bagian dari organ genitalia pria, sehingga gangguan pada testis yang disebabkan oleh torsio testis tentu dapat mengganggu fungsi reproduksi (Linchan, 1994). Begitu pula apabila terjadidilatasi abnormal dari pleksus pampiniformis yang angka kejadiannya pada pria dewasa muda mencapai 15% dan mampu menyebabkan infertilitas pada pria ...

Urolithiasis

DEFINISI Urolithiasis merupakan penyakit yang salah satu gejalanya ialah terdapatnya batu pada sistem saluran kemih/urinarius, yang meliputi ginjal, ureter, vesika urinaria ataupun pada uretra. 

Trauma Ginjal

PENDAHULUAN Ginjal terletak di rongga retroperitonium dan terlindung oleh otot-otot punggung di sebelah posterior dan oleh organ-organ intraperitoneal di sebelah anteriornya. Karena itu cedera ginjal tidak jarang diikuti oleh cedera organ-organ yang mengitarinya. trauma ginjal merupakan trauma terbanyak pada sistem urogenital, lebih kurang 10% dari trauma pada abdomen mencederai ginjal. Dari seluruh trauma sistem genitourinaria, trauma ginjal menduduki angka tertinggi sekitar 50% tidak membedakan ginjal kiri atau kanan. Trauma biasanya disebabkan oleh karena jatuh, kecelakaan lalu lintas, pukulan, olah raga, tusukan atau senjata api.

Disfungsi Ereksi

PENDAHULUAN Penderita diabetes mellitus (DM) di indonesia diperkirakan akan meningkat menjadi 12 juta pada tahun 2025. Peningkatan ini akibat peningkatan populasi penduduk usia lanjut dan perubahan gaya hidup, mulai dari jenis makanan yang dikonsumsi sampai berkurangnya kegiatan jasmani. Salah satu komplikasi menahun dari diabetes melitus yang banyak dijumpai namun seringkali terabaikan adalah gangguan fungsi ereksi. Pada penelitian dilaporkan bahwa prevalensi disfungsi ereksi pada DM antara 35% - 40%, prevalensi ini akan semakin turun pada usia muda.