Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Ilmu Bedah

Terapi Konservatif Non Operatif Benign Prostate Hyperplasia

Sampai dengan tahun 1980-an kasus-kasus BPH selalu diatasi dengan operasi. Didorong oleh faktor biaya dan morbiditas post operatif yang tidak nyaman maka terus dicari pendekatan yang lebih aman, nyaman dan bahkan lebih ekonomis. Di dalam penatalaksanaan terapi hiperplasia prostat ini terdapat istilah terapi konservatif yang merupakan terapi non operatif. Untuk penderita yang oleh karena keadaan umumnya tidak memungkinkan dilakukan operasi dapat diusahakan pengobatan konservatif.

Limfoma Non Hodgkin

Insidensi  Limfoma non-Hodgkin (NHL) merupakan penyakit yang terutama dijumpai pada usia agak tinggi. Insidensi puncak terdapat di atas 40 tahun dan untuk berbagai subtipe bahkan di atas 60 tahun. Median umur penderita limfoma non-Hodgkin adalah 50 tahun. Tetapi ada beberapa tipe, yaitu NHL derajat tinggi, yang juga (dan terutama) terdapat pada umur anak dan remaja muda. Insidensinya adalah 6 per 100.000. 

Limfoma Hodgkin

Insidensi  Insidensi penyakit Hodgkin (morbus Hodgkin; MH) kira-kira 3 per 100.000 penderita per tahun. Pada pria insidensinya sedikit lebih tinggi daripada wanita. Perbandingan pria dan wanita adalah 3 : 2. Pada morbus Hodgkin distribusi menurut umur berbentuk bimodal yaitu terdapat dua puncak dalam distribusi frekuensi. Puncak pertama terjadi pada orang dewasa muda antara umur 18 – 35 tahun dan puncak kedua terjadi pada orang diatas umur 50 tahun. Selama dekade terakhir terdapat kenaikan berangsur-angsur kejadian morbus Hodgkin, terutama bentuk nodular sklerotik pada golongan umur lebih muda. 

Karsinoma Mammae

Kanker payudara merupakan keganasan kedua terbanyak di Indonesia setelah kanker serviks uteri. Berdasarkan data patologi anatomi tahun 1997 insidens KPD di Indonesia sebesar 11,6% dari seluruh keganasan, sedangkan di Amerika kanker payudara menduduki tempat pertama sebagai jenis kanker terbanyak pada wanita sekitar 180.000 wanita terdiagnosis sebagai kanker payudara (KPD) setiap tahun.

Osteomyelitis

PENDAHULUAN Osteomielitis masih merupakan masalah di bidang ortopedi, terutama pada Negara berkembang termasuk Indonesia. Hal ini terutama masih disebabkan oleh masih tingginya insidens dan banyaknya kasus-kasus ‘neglected’. Disamping itu, osteomielitis dapat menimbulkan berbagai komplikasi antara lain berupa patah tulang patologis, gangguan pertumbuhan, penyebaran infeksi dan timbulnya amiloidosis. Sebelum era antibiotika, osteomielitis bahkan merupakan salah satu penyebab kematian yang cukup tinggi pada anak-anak. Dengan pemakaian antibiotik, angka kematian tersebut dapat ditekan. Walaupun demikian angka morbiditas masih tetap tinggi.

Varikokel

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Infertilitas merupakan bentuk kegagalan reproduksi yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dan kehidupan sosial pasangan suami-istri di seluruh dunia. Sekitar 8-10% pasangan di seluruh dunia mengalami infertilitas selama masa reprodusinya. Secara garis besar, kelainan atau gangguan dapat terjadi pada testis dan epididimis, korda spermatika dan tunika vaginalis. Torsio testis dan varikokel merupakan gangguan yang khususnya terjadi pada korda spermatika dan masih merupakan kasus yang jarang terjadi. Menurut penelitian keadaan ini diderita oleh 1 diantara 4000 pria yang berumur kurang dari 25 tahun. Testis merupakan bagian dari organ genitalia pria, sehingga gangguan pada testis yang disebabkan oleh torsio testis tentu dapat mengganggu fungsi reproduksi (Linchan, 1994). Begitu pula apabila terjadidilatasi abnormal dari pleksus pampiniformis yang angka kejadiannya pada pria dewasa muda mencapai 15% dan mampu menyebabkan infertilitas pada pria ...

Urolithiasis

DEFINISI Urolithiasis merupakan penyakit yang salah satu gejalanya ialah terdapatnya batu pada sistem saluran kemih/urinarius, yang meliputi ginjal, ureter, vesika urinaria ataupun pada uretra. 

Ulkus Diabetikum

PENDAHULUAN Dengan bertambahnya angka harapan hidup bangsa Indonesia perhatian masalah kesehatan beralih dari penyakit infeksi ke penyakit degeratif. Selain penyakit jantung koroner dan hipertensi, diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit degeratif yang saat ini makin bertambah jumlahnya di Indonesia.

Tumor Mammae

PENDAHULUAN Tumor payudara merupakan salah satu diantara kelainan yang paling sering pada wanita dan sangat ditakuti. Pada umumnya kelainan pada payudara tersebut ditemukan pertama kali oleh penderita sendiri, tetapi umumnya di Indonesia penderita yang datang berobat tidak dalam stadium dini karena berbagai sebab, sehingga lebih menyulitkan pengelolaan dan mudah diduga hasilnya kurang memuaskan.

Trauma Kapitis

PENDAHULUAN Trauma kapitis adalah cedera yang dapat menyebabkan kerusakan yang kompleks di kulit kepala, tulang tempurung kepala, selaput otak, dan jaringan otak itu sendiri. Insiden trauma dan penyakit akibat kerja didunia menunjukkan kecenderungan yang meningkat. Setiap tahun 180.000 pekerja meninggal dunia dan 100 juta mengalami cedera kecelakaan kerja. Akibatnya, besar sekali pengaruhnya terhadap social-ekonomi dalam masyarakat, terutama terhadap pekerja dan keluarganya.

Trauma Ginjal

PENDAHULUAN Ginjal terletak di rongga retroperitonium dan terlindung oleh otot-otot punggung di sebelah posterior dan oleh organ-organ intraperitoneal di sebelah anteriornya. Karena itu cedera ginjal tidak jarang diikuti oleh cedera organ-organ yang mengitarinya. trauma ginjal merupakan trauma terbanyak pada sistem urogenital, lebih kurang 10% dari trauma pada abdomen mencederai ginjal. Dari seluruh trauma sistem genitourinaria, trauma ginjal menduduki angka tertinggi sekitar 50% tidak membedakan ginjal kiri atau kanan. Trauma biasanya disebabkan oleh karena jatuh, kecelakaan lalu lintas, pukulan, olah raga, tusukan atau senjata api.

Luka Bakar

PENDAHULUAN  Luka bakar merupakan cedera yang sering terjadi dan berpotensi besar menyebabkan morbiditas, mortalitas dan derajat cacat yang lebih tinggi daripada cedera oleh sebab lain. Di Amerika, luka bakar adalah penyebab ketiga kematian akibat kecelakaan setelah kecelakaan kendaraan bermotor dan senjata api. Setiap tahun kira-kira 1,25 juta orang dengan luka bakar datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sebagian besar menderita luka bakar ringan dan mendapat pertolongan pertama di IGD dan sisanya menderita luka bakar yang luas sehingga perlu mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Konstipasi - Obstipasi

PENDAHULUAN Konstipasi bukan merupakan suatu penyakit, melainkan suatu keluhan yang muncul akibat kelainan fungsi dari kolon dan anorektal. Konstipasi atau sembelit adalah terhambatnya defekasi dari kebiasaan normal. Pengertian ini dapat diartikan sebagai defekasi yang jarang, jumlah feses yang kurang, konsistensinya keras dan kering. Konstipasi bersinonim dengan obstipasi.

Hirschprung Disease

PENDAHULUAN Mula-mula dikenal sebagai masalah klinik yang dikemukan oleh Hirschprung pada tahun 1886 dalam kongres di Berlin, Hirschprung melaporkan 2 kasus bayi meninggal dengan perut yang mengembung oleh kolon yang sangat melebar dan penuh masa feses yang menurutnya adalah bawaan sejak lahir.

Internal Bleeding post Trauma Tumpul Abdomen

PENDAHULUAN Trauma abdomen dapat dibagi menjadi trauma tembus dan trauma tumpul. Pada umumnya trauma abdomen disebabkan oleh trauma tumpul. Terkadang gaya yang dianggap ringan akan menyebabkan kerusakan organ visera yang berat dan bahkan untuk mendiagnosis atau menyingkirkan trauma intra abdomen menjadi sangat sulit dilakukan. Akibat dari trauma tumpul dapat berupa perforasi atau perdarahan. Kematian karena trauma abdomen biasanya terjadi akibat sepsis atau perdarahan. Sebagian dapat dicegah. Pasien dengan resiko cidera abdomen harus menjalani pemeriksaan lengkap, cepat dan tepat.

Struma

DEFINISI Struma adalah suatu pembengkakan pada leher oleh karena pembesaran kelenjar tiroid. Pembesaran kelenjar tiroid dapat disebabkan oleh kurangnya diet iodium yang dibutuhkan untuk produksi hormon tiroid. Terjadinya pembesaran kelenjar tiroid dikarenakan sebagai usaha meningkatkan hormon yang dihasilkan. 

Neoplasma Tiroid

FAKTOR RESIKO Faktor resiko adanya malignansi pada nodul tiroid adalah umur kurang dari 20 tahun, dan lebih dari 50 tahun, jenis kelamin laki-laki, riwayat pemberian radioterapi sebelumnya pada daerah leher, dan adanya family MEN II (Multiple Endocrine Neoplasma tipe II)

Limfoma Maligna

Limfoma adalah kanker yang berasal dari jaringan limfoid mencakup sistem limfatik dan imunitas tubuh. Tumor ini bersifat heterogen, ditandai dengan kelainan umum yaitu pembesaran kelenjar limfe diikuti splenomegali, hepatomegali, dan kelainan sumsum tulang. Tumor ini dapat juga dijumpai ekstra nodal yaitu di luar sistem limfatik dan imunitas antara lain pada traktus digestivus, paru, kulit, dan organ lain. Dalam garis besar, limfoma dibagi dalam 4 bagian, diantaranya limfoma Hodgkin (LH), limfoma non-hodgkin (LNH), histiositosis X, Mycosis Fungoides. Dalam praktek, yang dimaksud limfoma adalah LH dan LNH, sedangkan histiositosis X dan mycosis fungoides sangat jarang ditemukan.

Fraktur Femur

ANATOMI FEMUR Femur pada ujung bagian atasnya memiliki caput, collum, trochanter major dan trochanter minor. Bagian caput merupakan lebih kurang dua pertiga bola dan berartikulasi dengan acetabulum dari os coxae membentuk articulatio coxae. Pada pusat caput terdapat lekukan kecil yang disebut fovea capitis, yaitu tempat perlekatan ligamentum dari caput. Sebagian suplai darah untuk caput femoris dihantarkan sepanjang ligamen ini dan memasuki tulang pada fovea.